Senin, 13 Agustus 2012

Tentang Hati

Hati manusia adalah tempat paling misterius. Bahkan sang empunya hati sekalipun bisa tersesat di dalamnya. Ketika merasa telah melewati satu jalan, ternyata kita tidak pernah ke mana-mana, selain berputar-putar pada jalan yang sama.

Kadang kita ngga sadar akan apa yang terjadi di dalam hati kita...terlukakah?hancurkah?berbungakah?
Kita bungkus hati kita dengan dogma, dengan ocehan para motivator....seolah hati kita kebal terhadap berbagai situasi, semua tergantung pikiran kita....always positive thinking, bersyukurlah dalam segala hal, bla bla bla....

Lalu hati kita tampak cantik utuh segar...karena dibungkus dengan sangat tebaaalll oleh itu semua

Sore ini aku baru sadar....betapa porak porandanya, carut marutnya hatiku...

Sabtu, 26 Mei 2012

Bahagia itu murah :)

jalan pagi bergandengan tangan dengan orang yang kita cintai
makan jagung bakar di pinggir rel kereta
duduk2 di taman, lihat anak kita lari2 ceria
dadah2in pesawat sambil loncat sama anak2 kita
duduk berdampingan berduaan tanpa ngomong2an, menikmati langit sore
nonton tinju berdua papa, biar ngga ngerti tetep nyender di bahu papa
rumpi2 sama mama dari isu politik sampe gosip selebritis
bangun siang2an sama orang serumah, leyeh2, guyon2
makan nasi hangat + pindang + kecap asin, sepiring bertiga disuapin mama!
cerita2 mop, gitaran sampe larut malam, bahkan sampe pagi sama keluarga
berdesakan di sofa nonton bola sambil makan kacang godog sekeluarga
hujan2an sama temen2
manjat pohon keres, makan buahnya langsung dari atas pohon

bahagia itu murah dan mudah saat kita bersama orang yang kita cintai!


Selasa, 01 Mei 2012

Jatuh Cinta?

Sebenernya apa sih yang bikin kita jatuh cinta pada seseorang? Penampilan fisiknya? Sifatnya? Hartanya? Prestasinya?
Apa betul kita sungguh-sungguh jatuh cinta pada orang tersebut? Jangan-jangan, kita sebenernya jatuh cinta sama angan-angan, ide-ide kita sendiri tentang sosok ideal yang terwujud dalam sosok orang tersebut.
Lalu bagaimana kalau ternyata orang yang (kita pikir) kita cintai itu ternyata mengecewakan? Dia mengecewakan kita, atau dia ternyata tidak sesuai dengan angan-angan dan ide-ide kita tentang sosok ideal?

Pikirkan lagi, lihat lagi lebih dekat...kenali, terima apa adanya.
Singkirkan harapan, ide, angan yang nantinya membebani, baik bagi kita maupun bagi orang yang (kita pikir) kita cintai itu.

Kita sendiri juga kan ingin dicintai sebagaimana adanya kita. Kita ingin bisa bebas menjadi diri sendiri dengan nyaman di sisi orang yang kita cintai...maka lakukan demikian pada orang yang (kita pikir) kita cintai.

Selamat jatuh cinta, then :)

Senin, 23 April 2012

Banyak orang beragama, hanya sedikit orang baik :(

Akhir-akhir ini sedikit banyak aku bisa ikut merasakan atau empati sama orang-orang agnostik.
Ya, agnostik, orang yang percaya Tuhan tapi memilih untuk tidak beragama.
Bukan, bukan karena banyaknya kejahatan, bukan juga karena carut marutnya dunia, sebaliknya, justru karena banyaknya orang baik. Ralat, banyaknya orang yang kelihatan baik.
Gimana orang yang kelihatan baik? orang yang tutur katanya sealu sopan, hafal firman Tuhan, selalu menanyakan keadaan kita dan seolah mengerti dan ikut mendoakan kita.
Tapi oh tapi, apa yang terjadi di belakang kita??
Orang-orang yang sangat rohani ini biasanya hobi sekali menghakimi sesamanya, memberi label dosa dan tidak dosa atas setiap tindak tanduk kita.
Kondisi ini sungguh memuakkan, terlebih apabila orang yang kelihatan baik ini berkomplot dengan orang yang kelihatan baik lainnya. Duh, rasanya saya ini pendosa kelas kakap yang tersesat, terhilang, komplotan iblis, dll.
Hubungan pribadi saya sama Tuhan adalah hubungan yang sangat pribadi, yang saya sakralkan dan tak perlu orang lain tau sedekat apa saya sama Bapa saya, bagaimana kami saling berkomunikasi dengan indah dan damai.
Saya sungguh terganggu apabila saya disuruh menjerit, menangis, meratap, histeris di depan banyak orang untuk menunjukkan bahwa saya sungguh cinta Bapa saya. Bukan begitu hubungan kami!
Lalu, apabila saya tidak berbuat seperti itu, maka bagi mereka saya ini sesat, butuh diluruskan, salah jalan, dll.
Ah, kalau menurut kalian saya ini sesat, biarlah...Tuhan tau kok hati saya.
Biarlah saya sesat di mata kalian, kalaupun saya sesat, maka orang sesatlah yang paling butuh dekat sama Tuhan....dan kalian bukan tuhan!

Banyak orang beragama, hanya sedikit orang baik :(

Senin, 02 April 2012

sinterklaas dan kawan-kawan

Setiap kali pelajaran selesai sebelum waktunya, saya selalu ngobrol sama murid-murid saya di kelas. Ngobrol apa saja yang sedang hangat jadi topik pembicaraan antar mereka. Mereka juga bebas tanya apa saja sama saya.
Pagi tadi, entah bagaimana awalnya, tiba-tiba ada yang bertanya tentang bedanya sinterklaas dan santa claus. Saya pun menjelaskan panjang lebar tentang perbedaan sinterklaas dan santa claus. Termasuk tentang teman-temannya sinterklaas, yaitu zwart piet alias pit hitam. Ternyata mereka tidak tau tentang zwart piet. Saya pun berceloteh panjang lebar tentang zwarte piet yang galak, item, serem. Cerita tentang masa kecil saya yang setiap bulan Desember orang tua saya selalu menyewa kelompok sinterklaas dan zwart piet ke rumah kami. Cerita bahwa setiap tanggal 5 Desember saya dan saudara-saudara saya punya kebiasaan mengisi sepatu kami dengan rumput dan besoknya kami dapat hadiah dari sinterklaas (konon rumput di sepatu itu buat kudanya).
Murid-murid yang biasanya sangat aktif dan susah diam mendadak diam, ikut senyum-senyum dengan mata berbinar mengikuti semua yang saya ceritakan.

Saya jadi berpikir, betapa berharganya setiap hari yang telah saya lewati. Hari-hari yang dulu saya lalui biasa saja, kelak bisa menjadi suatu cerita yang menarik untuk diperbincangkan. Hal-hal yang sepertinya rutinitas tahunan, bisa menjadi kenangan yang indah.

Mendadak hari ini saya begitu rindu dengan masa kecil saya, semua orang yang pernah ada di dekat saya. Rindu sekali....


Rabu, 14 September 2011

Rindu

Apa yang harus dilakukan bila merindu setengah mati?
Saat kenangan berdesakan di kepala, lalu terputar satu persatu
Seperti baru kemarin mengalaminya
Segala yang indah baru saja terjadi, sekejap...lalu hilang

Apa yang harus dilakukan bila tak mampu lagi membendung rindu
Rasa ingin bertemu membuncah di dada, menyesakkan
Setiap tempat, setiap lagu selalu seolah tentangnya
Setiap dongengnya, candaannya masih segar di ingatan

Lalu aku harus apa? harus bagaimana?

Kamis, 04 Agustus 2011

Aku dan Tuhanku

mereka memaksaku meneriakkan namaMU
hatiku berontak, Engkau tidak jauh
mereka berharap aku menangis untukMU
hatiku berontak, Engkau sukacitaku

bagiku, Engkau sahabat terdekatku
yang mendengar bisikan terlirihku
yang mengerti makna sorot mataku
yang melihat hati dan jiwaku seutuhnya

dalam sepi, aku memujaMU
dalam hening, kutumpahkan semua risauku
dalam diam, aku menyerahkan tubuh, jiwa, rohku padaMU

biarlah aku domba tersesat bagi mereka
biarlah aku jadi pendosa di mata mereka

...selama bisa kurasa tanganMU di dekatku...tak peduli apa kata mereka